Don't waste your life. . .

Because life is too short for the wrong choice. . . !

Konfigurasi Router Dinamis

Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang router Dinamis. bagaimana memakainya dan mengkonfigurasinya. Kali ini saya akan membuat simulasi jaringan dengan menggunakan 5 Router, 6 Switch dan 12 komputer (Pada tiap Router, Switch. Peran Router disini berfungsi untuk menghubungkan jaringan yang satu dengan jaringan yang lainnya sehingga komputer antar jaringan bisa terhubung.
Untuk mengkonfigurasi router dinamis sebenarnya hampir sama dengan router statis hanya ada beberapa langkah yang berbeda. Untuk lebih jelasnya kita akan mempraktekannya dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini :

1. Terlebih dahulu kita gambarkan 5 buah Router. Untuk menggambarkan Router, Pilih Router pada bagian kiri bawah setelah itu pilih router yang paling ujung yaitu 1841atau pilih yang bertanda merah pada gambar. Drag gambar1841 ke stage sebanyak 5 kali dan beri nama. Misalkan namanya Router0 – Router4 sehingga terlihat seperti pada gambar di bawah.

2. Setelah Router terbentuk selanjutnya, pilih Switch yang akan menghubungkan komputer yang berada pada jaringan yang sama. (lihat tanda merah pada gambar). Kemudian drag 2950-24 ke stage sebanyak 6 kali sehingga tampak seperti pada gambar di bawah.

3. Setelah switch terbentuk selanjutnya, pilih End Deviceuntuk menggambarkan komputer (lihat tanda merah pada gambar). Kemudian dragGeneric ke stage sebanyak 12 kali sehingga tampak seperti pada gambar di bawah.

4. Kemudian setelah router, switch dan komputer terpasang, selanjutnyaselanjutnya kita hubungkan dengan kabelStraight (lihat pada gambar yang bertanda merah). Hubungkan dari komputer ke switch, kemudian dari switch ke router sehingga tampak seperti pada gambar.

5. Kemudian atur IP Address tiap komputer dengan cara mengklik gambar komputer yang ada di stage tersebut sehingga muncul tampilan seperti gambar di bawah. Tetapi sebelumnya isi Gateway pada tiap komputer. Untuk komputer yang berada pada Switch0 Gateway-nya adalah 192.168.1.1, pada Switch1 192.168.2.1, pada Switch2 192.168.3.1, pada Switch3 192.168.4.1, pada Switch4 192.168.5.1 dan pada Switch5 adalah 192.168.6.2.

6. Selanjutnya untuk mengatur IP Address Pilih Config >>FastEthernetkemudian isi IP Address dan Subnet Mask. IP Address pada PC0 yaitu 192.168.1.2, PC1 = 192.168.1.3 pada PC2 = 192.168.2.2, PC3 = 192.168.2.3 pada PC4 = 192.168.3.2, PC5 = 192.168.3.3 pada PC6 = 192.168.4.2, PC7 = 192.168.4.3 pada PC8 = 192.168.5.2, PC9 = 192.168.5.3 pada PC10 = 192.168.6.2, PC11 = 192.168.6.3.

7. Setelah semua komputer diisi IP Address, selanjutnya konfigurasi router. Klik Router0 kemudian akan muncul seperti gambar di bawah, ikuti tanda merah dan isi IP Address pada FastEthernet0/0 = 192.168.1.1 untuk FastEthernet0/1 = 192.168.2.1. Lakukan hal tersebut sampai Router4. Untuk Router1 FastEthernet0/0 = 192.168.2.254 dan FastEthernet0/1 = 192.168.3.1. Untuk Router2 FastEthernet0/0 = 192.168.3.254 dan FastEthernet0/1 = 192.168.4.1. Untuk Router3 FastEthernet0/0 = 192.168.4.254 dan FastEthernet0/1 = 192.168.5.1. Untuk Router4 FastEthernet0/0 = 192.168.5.254 dan FastEthernet0/1 = 192.168.6.1.

9.
Setelah semua router FastEthernet-nya dikonfigurasi, selanjutnya isi RIPpada router. Misalkan pada Router0. Jika sebelumnya pada Router Static Network diisi dengan IP Address yang tidak terjangkau oleh Router sedangkan pada Router Dinamis Network diisi dengan IP Address yang terjangkau oleh Router. Gambar pada Router0 :

isi router dinamis seperti diatas router1 dengan 192.168.2.0 dan 192.168.3.0,
router2 dengan 192.168.2.0 dan 192.168.3.0
router3 dengan 192.168.3.0 dan 192.168.4.0
router4 dengan 192.168.4.0 dan 192.168.5.0
router5 dengan 192.168.5.0 dan 192.168.6.0

10. Setelah semua router dikonfigurasi, cek koneksi antar router. Misalkan PC1 ping ke PC6 yang berbeda switch dan router. Jika ada balasan Reply maka koneksi berhasil dan Router Dinamis telah berhasil dibuat.

0 komentar:

Posting Komentar