Don't waste your life. . .

Because life is too short for the wrong choice. . . !

Inilah beberapa alasan Negeri Sakura itu melegalkan JAV(Japanesse Adult Video)

Sex di Jepang sudah bukan hal yang tabu bagi kita, apalagi budaya sex yang bisa terbilang ekstrem di tengah-tengah bangsa yang menjunjung tinggi kesopanan ini. Siapa sih yang tidak tahu kalau bangsa Jepang terkenal sopan? Namun tak sedikit pula yang tahu budaya sex Jepang yang ekstrem.

berikut kisahnya:

1. Di salah satu kuil di Tokyo, ada sebuah gerbang merah yang jadi simbol sakral penduduk disana. Ternyata, di arena setelah kita melewati gerbang merah tersebut adalah area ritual bagi perempuan disana yang ingin melepas keperawanannya.

2. Tahu sinkansen? Di kereta api super cepat ini ternyata tersedia gerbong khusus buat perempuan. Di gerbong ini, perempuan diberikan kebebasan untuk ngapain tanpa harus keganggu ama cowo-cowo yang ada disana. Konon kabarnya cowo Jepang sering ngelakuin tindakan asusila di kereta api. (bahkan beberapa syuting film porno memakai latar belakang kereta api sinkansen sebagai tempatnya.
3. Yang paling menarik!! Di kuil di daerah kawasaki, terdapat sebuah festival yang dirayain ama penduduk disana. Pada festival ini, perayaan dilakukan dengan pengangkatan sebuah patung berbentuk “penis” oleh seluruh warga yang bermukim disana.. How Jerk..!!Pada festival tersebut, dipajang juga meriam-meriam berbentuk penis serta segala aksesoris tentang seks yang dijual oleh pedagang disana. Untungnya, festival tersebut adalah festival ritual kepercayaan Jepang. Ada aturan dan tata krama yang membuat festival tersebut tidak menjadi festival hubungan seks. Entah apa maksud dari festival tersebut?? lihat gambar berita tentang perayaan festival pengangkatan patung penis klik disini

Memang, seks di Jepang bukanlah hal yang tabu. Kalau kita mengetikkan keyword sex in japan di wikipedia, kita akan menemukan berbagai sejarah aneh tentang seks di jepang. Bagi penduduk di Jepang, perawan ketika malam pertama pernikahan adalah sangat memalukan bagi mereka yang menikah di usia lebih dari 20 tahun. Artinya mereka bener-bener tipe level bawah dalam pergaulan mereka. Hal ini bukan hanya terjadi belakangan, tetapi sudah sejak zaman2 kerajaan Jepang di masa2 lampau. Dahulu semua perempuan diberikan kepada prajurit2 Jepang untuk dijadikan pelampiasan nafsu mereka dan orangtua merekapun rela untuk itu. Jangan heran ketika zaman penjajahan Jepang dulu banyak perempuan Indonesia yang kehilangan keperawanan oleh tentara Jepang.

Selain itu, mereka adalah penyedia house production Film bokep yang sangat subur di dunia. Ada banyak banget perusahaan penyedia film “terlarang” ini di negeri matahari terbit. Pemerintah Jepang telah melegalkan industri ini sejak tahun 70an. Dahulunya kekaisaran Jepang telah melegalkan pertunjukan teater sex di Jepang. Mungkin ini pertama dan satu-satunya di dunia). Film2 mereka pun terkesan fantastis dan terlalu canggih. Maksudnya, mereka membuat Film bokep dengan sepenuh hati dan sesempurna mungkin (film-film hollywood aja kalah!). Udah gitu mereka juga nyedain gerai-gerai bokep lagi buat segala penikmat bokep Jepang. Disana masyarakat Jepang bisa membeli sex toy, trus video bokep, or ngerental video bokep terang-terangan asal berusia di atas 20 tahun.

Anehnya, meskipun mereka masih tergolong rumpun ras kuning dengan budaya ramahnya, bagi rakyat Jepang keanehan-keanehan itu dianggap wajar.. Mereka tidak risih dengan budaya yang tergolong ekstrim itu. Ntah ampe kapan Jepang bakal terus nunjukin budaya kaya gini… Moga-moga Indonesia bisa mengambil hikmah untuk dari penyimpangan budaya masyarakat Jepang sehingga membuat kita terus mawas atas keanehan yang terjadi di dunia ini.

Insya Allah bener lagi tu Flash Disk

Bagi anda yang sedang mengalami masalah dengan flashdisk, khususnya kasus flashdisk terdeteksi di Windows namun tidak bisa di format anda bisa menggunakan beberapa cara berikut ini untuk memperbaikinya :

Format flashdisk melalui Linux/LiveCD Linux
(original page: http://linux.or.id/node/2835/)

Langkah yang harus dilakukan:

  1. Booting komputer menggunakan LiveCD Linux, misal Slax KillBill, Knoppix atau distro lainnya,
  2. Setelah login ke sistem, masukkan flashdisk yang bermasalah tadi ke salah satu port USB. Demi keamanan data, pastikan hanya flashdisk yang bermasalah saja yang terpasang,
  3. Pastikan flashdisk anda terdeteksi, atau setidaknya indikator led nyala,
  4. Masuk ke console
  5. Pada console jalankan cfdisk /dev/sda1 (sesuaikan dengan flashdisk ke berapa yang terpasang),
  6. Delete atau hapus partisi pada flashdisk,
  7. Buat partisi baru dengan memilih Create New | Write,
  8. Simpan perubahan yang baru saja anda lakukan,
  9. Format flashdisk dengan cara mengetikan perintah mkfs.vfat-f32 /dev/sda1 di console.
  10. Flashdisk anda telah memiliki partisi baru, sehingga bisa digunakan kembali baik di Linux maupun di Windows.

Format flashdisk Menggunakan USB Disk Storage Format Tool

Di samping cara di atas, anda juga bisa menggunakan tools yang dikeluarkan oleh pihak ketiga. Salah satunya adalah Hewlet Packard (HP). Walaupun tools ini dikeluarkan oleh HP, namun utilisasinya juga bisa digunakan pada flashdisk merek lain.

Berikut langkah-langkah memperbaiki flashdisk yang tidak bisa di format menggunakan HP USB Disk Storage Format Tool:

  1. Download aplikasi HP USB Disk Storage Format Tool di sini,
  2. Install aplikasi tersebut, rekomendasi OS yang digunakan adalah Microsoft Windows 2000, Windows 2003 Server dan Novel Netware,
  3. Masukkan flashdisk yang bermasalah ke salah satu port USB. Pastikan flashdisk anda terdeteksi dan memperoleh alokasi drive di Windows,
  4. Jalankan aplikasi HP USB Disk Storage Format Tool
  5. Tentukan drive tempat flashdisk terpasang,
  6. Pilih Create New or Replace Existing Configuration untuk membuat partisi baru baru dan menghapus konfigurasi yang ada di flashdisk,
  7. Format flashdisk anda sesuai dengan file sistem yang diinginkan.

Selamat mencoba, mudah-mudahan bermanfaat.

Konfigurasi Router Dinamis

Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang router Dinamis. bagaimana memakainya dan mengkonfigurasinya. Kali ini saya akan membuat simulasi jaringan dengan menggunakan 5 Router, 6 Switch dan 12 komputer (Pada tiap Router, Switch. Peran Router disini berfungsi untuk menghubungkan jaringan yang satu dengan jaringan yang lainnya sehingga komputer antar jaringan bisa terhubung.
Untuk mengkonfigurasi router dinamis sebenarnya hampir sama dengan router statis hanya ada beberapa langkah yang berbeda. Untuk lebih jelasnya kita akan mempraktekannya dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini :

1. Terlebih dahulu kita gambarkan 5 buah Router. Untuk menggambarkan Router, Pilih Router pada bagian kiri bawah setelah itu pilih router yang paling ujung yaitu 1841atau pilih yang bertanda merah pada gambar. Drag gambar1841 ke stage sebanyak 5 kali dan beri nama. Misalkan namanya Router0 – Router4 sehingga terlihat seperti pada gambar di bawah.

2. Setelah Router terbentuk selanjutnya, pilih Switch yang akan menghubungkan komputer yang berada pada jaringan yang sama. (lihat tanda merah pada gambar). Kemudian drag 2950-24 ke stage sebanyak 6 kali sehingga tampak seperti pada gambar di bawah.

3. Setelah switch terbentuk selanjutnya, pilih End Deviceuntuk menggambarkan komputer (lihat tanda merah pada gambar). Kemudian dragGeneric ke stage sebanyak 12 kali sehingga tampak seperti pada gambar di bawah.

4. Kemudian setelah router, switch dan komputer terpasang, selanjutnyaselanjutnya kita hubungkan dengan kabelStraight (lihat pada gambar yang bertanda merah). Hubungkan dari komputer ke switch, kemudian dari switch ke router sehingga tampak seperti pada gambar.

5. Kemudian atur IP Address tiap komputer dengan cara mengklik gambar komputer yang ada di stage tersebut sehingga muncul tampilan seperti gambar di bawah. Tetapi sebelumnya isi Gateway pada tiap komputer. Untuk komputer yang berada pada Switch0 Gateway-nya adalah 192.168.1.1, pada Switch1 192.168.2.1, pada Switch2 192.168.3.1, pada Switch3 192.168.4.1, pada Switch4 192.168.5.1 dan pada Switch5 adalah 192.168.6.2.

6. Selanjutnya untuk mengatur IP Address Pilih Config >>FastEthernetkemudian isi IP Address dan Subnet Mask. IP Address pada PC0 yaitu 192.168.1.2, PC1 = 192.168.1.3 pada PC2 = 192.168.2.2, PC3 = 192.168.2.3 pada PC4 = 192.168.3.2, PC5 = 192.168.3.3 pada PC6 = 192.168.4.2, PC7 = 192.168.4.3 pada PC8 = 192.168.5.2, PC9 = 192.168.5.3 pada PC10 = 192.168.6.2, PC11 = 192.168.6.3.

7. Setelah semua komputer diisi IP Address, selanjutnya konfigurasi router. Klik Router0 kemudian akan muncul seperti gambar di bawah, ikuti tanda merah dan isi IP Address pada FastEthernet0/0 = 192.168.1.1 untuk FastEthernet0/1 = 192.168.2.1. Lakukan hal tersebut sampai Router4. Untuk Router1 FastEthernet0/0 = 192.168.2.254 dan FastEthernet0/1 = 192.168.3.1. Untuk Router2 FastEthernet0/0 = 192.168.3.254 dan FastEthernet0/1 = 192.168.4.1. Untuk Router3 FastEthernet0/0 = 192.168.4.254 dan FastEthernet0/1 = 192.168.5.1. Untuk Router4 FastEthernet0/0 = 192.168.5.254 dan FastEthernet0/1 = 192.168.6.1.

9.
Setelah semua router FastEthernet-nya dikonfigurasi, selanjutnya isi RIPpada router. Misalkan pada Router0. Jika sebelumnya pada Router Static Network diisi dengan IP Address yang tidak terjangkau oleh Router sedangkan pada Router Dinamis Network diisi dengan IP Address yang terjangkau oleh Router. Gambar pada Router0 :

isi router dinamis seperti diatas router1 dengan 192.168.2.0 dan 192.168.3.0,
router2 dengan 192.168.2.0 dan 192.168.3.0
router3 dengan 192.168.3.0 dan 192.168.4.0
router4 dengan 192.168.4.0 dan 192.168.5.0
router5 dengan 192.168.5.0 dan 192.168.6.0

10. Setelah semua router dikonfigurasi, cek koneksi antar router. Misalkan PC1 ping ke PC6 yang berbeda switch dan router. Jika ada balasan Reply maka koneksi berhasil dan Router Dinamis telah berhasil dibuat.

Konfigurasi Router Statis

Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang router Dinamis. bagaimana memakainya dan mengkonfigurasinya. Kali ini saya akan membuat simulasi jaringan dengan menggunakan 5 Router, 6 Switch dan 12 komputer (Pada tiap Router, Switch. Peran Router disini berfungsi untuk menghubungkan jaringan yang satu dengan jaringan yang lainnya sehingga komputer antar jaringan bisa terhubung.
Untuk mengkonfigurasi router dinamis sebenarnya hampir sama dengan router statis hanya ada beberapa langkah yang berbeda. Untuk lebih jelasnya kita akan mempraktekannya dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini :

1. Terlebih dahulu kita gambarkan 5 buah Router. Untuk menggambarkan Router, Pilih Router pada bagian kiri bawah setelah itu pilih router yang paling ujung yaitu 1841atau pilih yang bertanda merah pada gambar. Drag gambar1841 ke stage sebanyak 5 kali dan beri nama. Misalkan namanya Router0 – Router4 sehingga terlihat seperti pada gambar di bawah.

2. Setelah Router terbentuk selanjutnya, pilih Switch yang akan menghubungkan komputer yang berada pada jaringan yang sama. (lihat tanda merah pada gambar). Kemudian drag 2950-24 ke stage sebanyak 6 kali sehingga tampak seperti pada gambar di bawah.

3. Setelah switch terbentuk selanjutnya, pilih End Deviceuntuk menggambarkan komputer (lihat tanda merah pada gambar). Kemudian dragGeneric ke stage sebanyak 12 kali sehingga tampak seperti pada gambar di bawah.

4. Kemudian setelah router, switch dan komputer terpasang, selanjutnyaselanjutnya kita hubungkan dengan kabelStraight (lihat pada gambar yang bertanda merah). Hubungkan dari komputer ke switch, kemudian dari switch ke router sehingga tampak seperti pada gambar.

5. Kemudian atur IP Address tiap komputer dengan cara mengklik gambar komputer yang ada di stage tersebut sehingga muncul tampilan seperti gambar di bawah. Tetapi sebelumnya isi Gateway pada tiap komputer. Untuk komputer yang berada pada Switch0 Gateway-nya adalah 192.168.1.1, pada Switch1 192.168.2.1, pada Switch2 192.168.3.1, pada Switch3 192.168.4.1, pada Switch4 192.168.5.1 dan pada Switch5 adalah 192.168.6.1.

6. Selanjutnya untuk mengatur IP Address Pilih Config >>FastEthernetkemudian isi IP Address dan Subnet Mask. IP Address pada PC0 yaitu 192.168.1.2, PC1 = 192.168.1.3 pada PC2 = 192.168.2.2, PC3 = 192.168.2.3 pada PC4 = 192.168.3.2, PC5 = 192.168.3.3 pada PC6 = 192.168.4.2, PC7 = 192.168.4.3 pada PC8 = 192.168.5.2, PC9 = 192.168.5.3 pada PC10 = 192.168.6.2, PC11 = 192.168.6.3.

7. Setelah semua komputer diisi IP Address, selanjutnya konfigurasi router. Klik Router0 kemudian akan muncul seperti gambar di bawah, ikuti tanda merah dan isi IP Address pada FastEthernet0/0 = 192.168.1.1 untuk FastEthernet0/1 = 192.168.2.1. Lakukan hal tersebut sampai Router4. Untuk Router1 FastEthernet0/0 = 192.168.2.254 dan FastEthernet0/1 = 192.168.3.1. Untuk Router2 FastEthernet0/0 = 192.168.3.254 dan FastEthernet0/1 = 192.168.4.1. Untuk Router3 FastEthernet0/0 = 192.168.4.254 dan FastEthernet0/1 = 192.168.5.1. Untuk Router4 FastEthernet0/0 = 192.168.5.254 dan FastEthernet0/1 = 192.168.6.1.

8. Setelah semua router FastEthernet-nya dikonfigurasi, selanjutnya isi Static pada router. Misalkan pada Router0. Isi Network dengan IP Address yang tidak terjangkau oleh Router0 sedangkan Next Hopdiisi dengan IP Address yang menjadi jalan untuk menuju IP Address yang tidak terjangkau tersebut. Gambar pada Router0 :
192.168.3.0/24 via 192.168.2.254
192.168.4.0/24 via 192.168.3.254
192.168.5.0/24 via 192.168.4.254
192.168.6.0/24 via 192.168.5.254
lakukan konfigurasi seperti diatas dengan mengisi router sebagai berikut:
Router1 :
192.168.4.0/24 via 192.168.3.254
192.168.5.0/24 via 192.168.4.254
192.168.6.0/24 via 192.168.5.254
192.168.1.0/24 via 192.168.2.1

Router2 :
192.168.5.0/24 via 192.168.4.254
192.168.6.0/24 via 192.168.5.254
192.168.2.0/24 via 192.168.1.1
192.168.3.0/24 via 192.168.2.254

Router3 :
192.168.6.0/24 via 192.168.5.254
192.168.2.0/24 via 192.168.1.1
192.168.3.0/24 via 192.168.2.254
192.168.4.0/24 via 192.168.3.254

Router4 :
192.168.2.0/24 via 192.168.1.1
192.168.3.0/24 via 192.168.2.254
192.168.4.0/24 via 192.168.3.254
192.168.5.0/24 via 192.168.4.254


9. Setelah itu lakukan ping untuk mencoba bahwarouter static yang kita buat berjalan dengan baik. saya mencoba ping dari Router1 ke Router4, Jika ada balasan Reply maka koneksi berhasil dan Router Static telah berhasil dibuat.

6 Cara/ Tips melacak Private Number HP

Berikut Tips dan Trik melacak Private Number HP:

1) Aktifkan VMB ” Voice Mail Box” kartu anda.Jika Sobat tidak tahu cara mengaktifkan “VMB” silahkan tanya ke Operator selular sobat.Nah saat yg private number nelpon buruan deh anda matikan hape anda maka yg MC akan terhubung ke VMB td.Sabar sebentar Bro beberapa menit kemudian Hidupkan lagi HP Sobat dan tinggal tunggu sms dari server provider kartu HP Sobat yg memberitahukan bahwa anda telah dihubungi.
Catatan :
Untuk pelanggan Telkomsel tidak bisa menggunakan private number.

Ada Beberapa Cara untuk Nge-Blok Private Number (Anti Private Number) saya ambil dari Kasus tetengga sebelah dan suda di Coba ternyata berhasil :
No Kartu HP sobat Imigrasi (Kaya Perpindahan penduduk gt Bro).
Contoh Kasus : Kartu XL Jempol imigrasi ke ke XL Bebas (Bukan Ganti Kartu Perdana) Setelah di Coba ternyata no Yang Private Number bisa kelihatan.Silahkan Sobat Cek sendiri dan Share di sini Berhasil apa tidak.(Andaikata Provider XL belum meng-Upgrade Sistem-nya).
2)Jika Sobat menggunakan Jenis HP Motorola rokr e6,..pake aplikasi CALLMANAGER,..apps ini bisa ngeblock private number atau nomer lain yang kita kehendakin,..di sana juga ada pengeturan di mana hp bisa ngirim SMS secara otomatis kepada nomer yg di blok,..dengan sms yang sudah kita setting sebelumnya.Silahkan Searching di Download.com

3)Ada juga aplikasi DATA SAFE,..aplikasi ini,…adalah aplikasi secure phone,..yang mana fungsinya banyak banget di antaranya :

  • HP akan secara otomatis mengirim pesan,ke nomer tertentu yg udah kita set,..jika SIM card nya di ganti( misal hape di curi ,bisa di lacak bro,…setiap kurang dari 10 detik HP akan mengirim sms,..yang isinya tentang kegiatan HP tsb,..misal HP tsb udah di pake buat nelpon sapa aja,,dan di telpon sapa aja,..bisa ketahuan broooo…)
  • SMS dari satu sim card tidak akan ketahuan / terbaca,bila HP di masukin sim car lain,..No HP juga lho,…jadi aman kalo misal hape di pinjem temen,..sms kita ama daftar no hape,..gak bakal di isengin ma temen
  • Bisa back up seluruh kontak dan sms ke memory card silahkan di coba bagi yg punya hp rokr e6

4) Kl0 HP Sobat s0nyericss0n, untuk mem-black list private number cukup pake ‘accept call 0nly fr0m list’ aja. Standarnya all callers. Kl0 k0ntaknya banyak, bikin k0ntak gr0up dlu aja. Ingat..n0m0r baru juga gak bisa telef0n ke kita, spd telf dari wartel dsbnya.

5) Menggunakan Aplikasi Best Blacklist
whitelist dan blacklist. Whitelist menolak panggilan yang nomernya tidak didaftarkan sementara Blacklist menolak nomer yang kamu daftarkan.
Private number?? Tidak masalah, saat dalam mode blacklist kamu bisa menolaknya, dan saat mode whitelist otomatis akan ditolak.Download Disini
Tipe ponsel yang mendukung adalah
LG KS10 (Joy), LG KT610, LG KT615,
Nokia 3250, Nokia 5320, Nokia 5500 Sport,
Nokia 5700, Nokia 6110 Navigator, Nokia 6120,
Nokia 6121, Nokia 6124, Nokia 6210,
Nokia 6220, Nokia 6290, Nokia 6650,
Nokia E50, Nokia E51, Nokia E60,
Nokia E61, Nokia E61i, Nokia E62,
Nokia E63, Nokia E65, Nokia E66,
Nokia E70, Nokia E71, Nokia E90,
Nokia N71, Nokia N73, Nokia N75,
Nokia N76, Nokia N77, Nokia N78,
Nokia N79, Nokia N80, Nokia N81,
Nokia N81 8GB, Nokia N82, Nokia N85,
Nokia N91, Nokia N91 8GB, Nokia N92,
Nokia N93, Nokia N93i, Nokia N95,
Nokia N95 8GB, Nokia N96, Samsung I7710,
Samsung Innov8 (i8510), Samsung SGH-G810, Samsung SGH-i400,
Samsung SGH-i450, Samsung SGH-i520, Samsung SGH-i550,
Samsung SGH-i560, Samsung SGH-i570, Samsung SGH-L870
Jika Hp Sobat Sesuai dengan Tipe HP yang di atas Cek Saja ke TKP.

6) Memanfaatkan situs DiSini
Informasi yang hanya akan anda peroleh adalah asal kota lokasi berdasarkan kode kota untuk nomor HP saja.

Bagi ada yang memiliki pengetahuan lain tolong di Share ya. . . ?

Konfigurasi Koneksi Jaringan Antar Switch dengan menggunakan TRUNK Pada Packet Tracer

Disini saya akan menjelaskan bagaimana penggunaan TRUNK pada Packet Tracer. TRUNK digunakan untuk menghubungkan switch dengan switch. Kali ini saya akan membuat simulasi jaringan dengan menggunakan 2 switch dan setiap switch mempunyai ke 3 node (komputer) yang terhubung. Peran TRUNK disini berfungsi untuk menghubungkan Switch1 dengan Switch2 sehingga komputer yang berada pada Switch1 bisa terhubung dengan komputer yang berada pada Switch2 dengan catatan berada pada VLAN yang sama. Langkah-langkah nya adalah :
1. Klik Start -> All Programs -> kemudian pilih Packet Tracer atau anda dapat langsung double klik shourtcutnya pada desktop.


2. Kemudian akan muncul tampilan Packet Tracer


3. Terlebih dahulu kita gambarkan 2 buah switch, untuk menggambarkan Switch, Pilih Switch pada bagian kiri bawah setelah itu pilih switch yang paling ujung yaitu 2950-24 atau pilih yang bertanda merah pada gambar. Drag gambar 2950-24 ke stage sebanyak 2 kali dan beri nama Switch1 dan Switch2 sehingga terlihatseperti pada gambar di bawah.


4. Setelah switch terbentuk selanjutnya, pilih End Device untuk menggambarkan komputer (lihat tanda merah pada gambar). Kemudian drag Generic ke stage sebanyak 6 kali sehingga tampak seperti pada gambar di bawah.


5. Kemudian atur IP Address tiap komputer dengan cara mengklik gambar komputer yang ada di stage tersebut sehingga muncul tampilan seperti di bawah. Pilih Config >> FastEthernet kemudian isi IP Address dan Subnet Mask. IP Address pada PC 11 yaitu 192.168.1.1, 192.168.1.2 pada PC12, 192.168.1.3 pada PC13, 192.168.1.4 pada PC21, 192.168.1.5 pada PC22 dan 192.168.1.6 pada PC23.


6. Setelah gambar Switch dan komputer terbentuk, selanjutnya kita hubungkan dengan kabel Straight (lihat pada gambar yang bertanda merah). Hubungkan dari komputer ke switch sehingga tampak seperti pada gambar.


7. Setelah terhubung switch dengan tiap komputer, selanjutnya kita akan menghubungkan Switch1 dengan Switch2 dengan menggunakan kabel Cross, lihat gambar di bawah.


8. Setelah semuanya terbentuk, selanjutnya buat VLAN baru yaitu VLAN2. VLAN2 akan digunakan untuk PC13 dan PC23, sedangkan PC yang lainnya akan menggunakan VLAN1. Buat VLAN2 pada Switch1 dan Switch2. Untuk membuat VLAN klik pada switch kemudian ikuti tanda merah pada gambar di bawah ini, yaitu Pilih Config >> VLAN Database kemudian isi VLAN Name dan VLAN Number.


9. Setelah VLAN2 terbentuk, atur komputer mana saja yang ada pada VLAN1 dan VLAN2. Klik pada gambar Switch1 sehingga akan muncul tampilan seperti pada gambar di bawah. Pilih Config >> FastEthernet0/1 (berarti PC11). “Access” berarti terhubung antar komputer dan switch. PC11dan PC12 = VLAN1, FacsEthernet0/3 atau PC13 = VLAN2. Lakukan hal yang sama pada Switch2, PC21 dan PC22 = VLAN1 sedangkan PC23 = VLAN2.




10. Setelah VLAN antar komputer diatur, selanjutnya atur koneksi Switch1 dengan Switch2 dengan menggunakan TRUNK. Lakukan hal yang sama pada Switch2. Caranya yaitu klik pada switch lalu akan muncul tampilan seperti gambar di bawah kemudian ikuti tanda merah seperti pada gambar. Ganti Access menjadi Trunk.


11. Setelah koneksi antar switch berhasil diatur, test koneksi komputer dengan VLAN yang sama. Misalkan klik pada PC11 kemudian pilih Desktop >> Command Prompt maka akan muncul seperti gambar di bawah.


12. Lakukan ping ke PC12 yang berada pada VLAN1 dan switch yang sama yaitu Switch1, selanjutnya ping pada PC21 yang berada pada VLAN yang sama yaitu VLAN1 tetapi beda switch yaitu Switch2. Pada tanda yang berwarna merah adalah IP Address PC12 sedangkan yang berwarna hijau IP Address PC 21. Karena pada gambar di bawah terdapat Reply maka koneksi antar VLAN dan antar Switch berhasil.


13. Kemudian lakukan test koneksi PC13 dengan PC23 yang berada pada VLAN2 dan switch yang berbeda. Hasilnya Reply berarti koneksi telah berhasil.


14. Untuk melihat simulasi pengiriman pesan antar komputer yang ada pada jaringan bisa pilih Add Complex PDU (C) yang berbentuk amplop terbuka yang ada di sebelah kanan bawah atau lihat pada gambar yang diberi tanda merah.


15. Klik gambar amplop tersebut kemudian simpan pada komputer yang diinginkan misalkan pada PC11 sehingga akan muncul tampilan berikut. Isi IP Address komputer yang menjadi tujuan, misalkan yang menjadi tujuan yaitu PC21 dengan IP Address 192.168.1.4 jika selesai klik Create PDU. Lakukan hal tersebut ke semua komputer.


16. Untuk mengetahui jalannya pengiriman dan penerimaan data berhasil atau tidak pada jaringan tersebut klik Simulation (lihat gambar yang diberi tanda).


17. Kemudian akan muncul tampilan seperti pada gambar di bawah. Klik Auto Capture / Play untuk memulai.


18. Kemudian tunggu hingga selesai. Jika berhasil maka pada bagian kanan bawah terdapat tulisan Successful yang berarti koneksi dan pengiriman data berhasil.


"Selamat mencoba"
Sekian & Terima Kasih